Karim Benzema Diisukan Kembali ke Timnas Prancis untuk Piala Dunia 2026


Karim Benzema mengungkapkan bahwa ia masih sepenuhnya terbuka untuk membela tim nasional Prancis pada Piala Dunia 2026.

Final Draw Cover

M88WorldCups - Karim Benzema kembali memunculkan salah satu alur cerita paling menarik dalam perjalanan karier luar biasanya dengan mengungkapkan bahwa ia masih sepenuhnya terbuka untuk membela tim nasional Prancis pada Piala Dunia 2026. 

Pernyataan ini muncul meskipun riwayatnya bersama Les Bleus dipenuhi dinamika dan kontroversi yang selama bertahun-tahun menimbulkan anggapan bahwa kiprahnya di level internasional telah berakhir. 

Di bawah arahan Didier Deschamps, Prancis akan berupaya merebut kembali mahkota juara dunia di Amerika Utara dengan sosok-sosok seperti Kylian Mbappe sebagai tumpuan, dan Benzema menyatakan kesiapannya untuk turut berkontribusi dalam misi tersebut.

Benzema Hanya Pernah Tampil di Satu Piala Dunia

Sepanjang karier internasionalnya, Karim Benzema baru tampil di satu edisi Piala Dunia, yakni pada turnamen 2014 di Brasil. 

Ia tidak dipanggil oleh Raymond Domenech pada Piala Dunia 2010 dan kemudian kembali tersisih selama kampanye sukses Prancis pada 2018. 

Saat itu, dampak dari skandal rekaman video yang melibatkan Mathieu Valbuena membuatnya terpinggirkan dari tim nasional.

Ketika akhirnya kembali dipanggil pada tahun 2021 di bawah kepemimpinan Didier Deschamps, masa kembalinya tidak berlangsung lama. 

Benzema berangkat ke Qatar untuk Piala Dunia 2022, tetapi mengalami cedera pada sesi latihan pertamanya. 

Ia kemudian meninggalkan pemusatan latihan dalam situasi yang menimbulkan berbagai pertanyaan. 

Meski tidak pernah secara resmi mengumumkan pensiun dari tim nasional, ketidakhadirannya sejak saat itu membuat banyak pihak berasumsi bahwa peluangnya telah tertutup secara diam-diam.

Pintu Kembali ke Les Bleus Masih Terbuka

Namun, dalam wawancara dengan L’Equipe, Benzema menegaskan bahwa anggapan dirinya menolak Prancis tidaklah benar. Ia menekankan bahwa keputusan dalam sepak bola seharusnya didasarkan pada tujuan, bukan pertimbangan politis.

Ia menyatakan bahwa dirinya adalah seorang pesepak bola yang akan bermain ketika dipanggil. 

Menurutnya, ia memiliki target yang jelas, mencintai sepak bola, serta haus akan kemenangan dan trofi. 

Selama ia berada di klubnya, fokusnya adalah menjalankan tugas di sana, tetapi jika mendapat panggilan tim nasional, ia akan datang untuk bermain sepak bola tanpa membawa hal lain di luar itu.

Benzema juga menegaskan bahwa menolak kesempatan tampil di Piala Dunia bukanlah sesuatu yang masuk akal baginya. 

Ia menjelaskan bahwa yang perlu dipertanyakan adalah tujuan kehadirannya bersama tim nasional Prancis, karena berbicara tentang Piala Dunia berarti membicarakan panggung tertinggi yang tidak mungkin ditolak oleh seorang pemain.

Masa Depan Benzema Bersama Al Ittihad Masih Menjadi Tanda Tanya

Sementara masa depannya di tim nasional masih belum pasti, situasi Benzema di level klub juga berada dalam sorotan. 

Ia meninggalkan Madrid menuju Jeddah pada musim panas 2023 untuk memulai proyek ambisius berdurasi tiga tahun bersama Al Ittihad. Dampaknya terasa instan. 

Pada musim lalu, ia memimpin klub meraih gelar ganda domestik Liga Pro Arab Saudi dan Piala Raja, dengan torehan 25 gol di semua kompetisi serta menjelma sebagai salah satu figur kunci dalam perkembangan global liga tersebut.

Produktivitasnya tetap sejalan dengan performa pada tahun-tahun terakhirnya di Santiago Bernabeu, mencerminkan kondisi fisik dan konsistensi yang terjaga. 

Namun, kontraknya kini memasuki enam bulan terakhir, sehingga spekulasi mengenai langkah selanjutnya semakin menguat. 

Benzema menyatakan bahwa dirinya sepenuhnya fokus pada sepak bola, baik untuk sisa kontrak yang ada maupun kemungkinan perpanjangan, sembari menyerahkan pembahasan detail masa depan kepada pihak-pihak yang berwenang.

Peluang Kembali ke Eropa Masih Terbuka

Sebelumnya, Benzema mengungkapkan bahwa ia masih rutin menyaksikan pertandingan Real Madrid dan bahwa atmosfer Liga Champions terus membangkitkan rasa kagum dalam dirinya.

Perasaan tersebut membuat segala kemungkinan tetap terbuka, termasuk potensi kembali ke Eropa. Ia juga mengakui adanya ketertarikan dari sejumlah klub Eropa.

Bagi Benzema, faktor terpenting adalah memilih tempat di mana ia dapat terus bersaing di level tertinggi dan merasa dihargai. 

Ia menilai kualitas sepak bola di Liga Arab Saudi terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, termasuk selama masa pengabdiannya di sana.

Meski merasa nyaman dan mendapatkan dukungan penuh, ia menegaskan bahwa dirinya akan mempertimbangkan semua opsi secara matang. 

Ia menolak anggapan bahwa dirinya akan berhenti bermain atau berhenti berkompetisi dalam waktu dekat, menegaskan bahwa semangatnya untuk terus bertarung di lapangan masih sangat kuat.